Lebih Dekat Dengan Program Kursus Bahasa Inggris ELTA dari Pemerintah Australia

Oleh Felix Degei*

Ada banyak program kerja sama yang telah lama dibangun oleh Pemerintah Australia dan Indonesia. Hubungan bilateral kedua negara tersebut terlihat dalam berbagai bidang. Salah satunya dalam Bidang Pendidikan dan Pelatihan. Oleh sebab itu, tulisan ini akan dibahas secara khusus tentang salah satu contoh program kerja sama yang sudah dibangun selama ini di Bidang Pendidikan. Program tersebut adalah ELTA.

Tentu masih banyak orang yang belum tahu tentang program kerja sama tersebut. Padahal program tersebut sudah mulai diselenggarakan sejak tahun 2011 di NTT dan 2012 di NTB serta 2013 untuk Provinsi Papua dan Papua Barat. Sehingga tulisan ini akan mencoba menjawab tiga potensi rumusan pertanyaan dari publik a). Apa itu Program ELTA? b). Siapa saja target atau sasaran dari Program ELTA? dan c). Bagaimana cara pendaftaran untuk ikut Program ELTA?       

 

Foto penulis saat menerima piagam penghargaan sebagai ‘the best student in class’ dalam Acara Penutupan Program ELTA 3 Papua & Papua Barat Jayapura 10 April 2015 (Oleh Kaleb Salosa).

Apa itu Program ELTA?        

 

Berdasarkan informasi yang dirilis pada situs website resmi australiaawardsindonesia.org, ELTA kepanjangan dari English Language Training Assistance (Program Bantuan Pelatihan Bahasa Inggris). Program pelatihan tersebut dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Australia melalui Program Beasiswa Australia Awards Indonesia (AAI). Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris Akademik bagi peserta yang memenuhi syarat untuk dapat Beasiswa Australia Awards Scholarships (AAS), namun Skor International English Language Test System (IELTS) masih di bawah persyaratan minimal yakni 5.0.

Secara khusus ada empat area ketrampilan dalam berbahasa Inggris yang dipersiapkan selama empat bulan kursus secara intensif. Keempat kemampuan tersebut, antara lain; mendengarkan (listening), membaca (reading), menulis (writing) dan berbicara (speaking). Sehingga diakhir dari program tersebut akan diuji dengan jenis tes yang telah diakui secara internasional (standardized test) yakni IELTS.

Sementara, kemampuan tenaga pengajar dan ketersediaan bahan ajar dalam Program Kursus ELTA sangat tidak perluh diragukan lagi. Hal tersebut karena para pengajar adalah Alumni Australia Awards Scholarships (AAS) dan telah selesai dari berbagai perguruan tinggi di Australia. Sementara seluruh materi pembelajaran seutuhnya disediahkan oleh Indonesia Australia Language Foundation (IALF atau Yayasan Bahasa Indonesia Australia) Denpasar Bali.

Salah satu kelebihan dari program pelatihan ini adalah seluruh biaya selama kursus ditanggung sepenuhnya oleh pemberi beasiswa (fully funded). Jenis biaya yang ditanggung antara lain ongkos tiket pulang pergi dari daerah tempat asal ke kota tempat pelaksanaan kursus, biaya transportasi selama kursus (jika tinggal di rumah sendiri atau kerabat), biaya akomodasi (bagi yang tinggal di tempat penampungan) serta ada satu kali ikut Tes IELTS secara gratis di akhir dari program kursus. Tidak hanya itu, ELTA juga menyediakan sertifikat bukti mengikuti kursus yang ditandangani langsung oleh Pimpinan IALF Denpasar Bali.

Siapa Sasaran dari Program Kursus ELTA?

Situs resmi dari milik Australia Awards Indonesia australiawardsindonesia.org mencatat hingga 2017 lalu mencatat hanya ada 6 provinsi di Indonesia yang menjadi sasaran Program Kursus ELTA, antara lain Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara. Selain itu, program tersebut juga membuka peluang bagi pelamar dengan disabilitas dari seluruh Indonesia.

Berdasarkan kategori wilyah, keenam provinsi tersebut termasuk dalam daerah yang masih tertinggal dalam berbagai aspek pembangunan. Hal tersebut sebagaimana dirilis oleh Direktorat Kawasan Khusus dan Daerah Tertinggal, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) berdasarkan surat nomor 2421/Dt.7.2/04/2015 tanggal 21 April 2015. Daftar Daerah Tertinggal dan Perbatasan tahun 2015 tersebut dapat diakses pada http://lpdp.qualbase.co.id/pib/wp-content/uploads/2017/05/Daftar-Daerah-3T-2015.pdf.

Salah satu cara untuk mengimbangi perkembangan pembangunan dengan daerah lain adalah melalui pendidikan. Semakin banyak kaum terpelajar tentu akan meningkatan kualitas sumber daya manusia untuk bersaing dalam berbagai aspek pembangunan. Sehingga berbagai peluang beasiswa yang ada hendaknya dimanfaatkan baik oleh segenap kawula muda dari keenam daerah tersebut. Misalnya Beasiswa Australia Awards Scholarships (AAS) dengan peluang sebagai asli dari daerah strategis (Geographic Focus Area), Beasiswa Indonesia Timur (BIT) dengan jalur Afirmasi dari LPDP, New Zealand Scholarships, Fulbright dan berbagai sumber pemberi beasiswa lainnya.

Namun untuk merebut berbagai peluang tersebut tentu membutuhkan beberapa bukti kemampuan dari para calon peserta. Contohnya memiliki prestasi akademik yang baik dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) sesuai ketentuan minimal. Selain ketrampilan berbahasa asing yang dibuktikan dengan Sertifikat TOEFL atau IELTS.   

Oleh sebab itu, sesungguhnya peluang adanya Program Kursus ELTA sangat membantu para pemburuh beasiswa. Hal tersebut mengingat keenam daerah tersebut sangat jauh dari institusi resmi yang biasa menyelenggarakan Tes TOEFL dan IELTS. Jika tidak tentu sangat banyak biaya, tenaga dan waktu yang dibutuhkan untuk mengikuti kursus serta mengambil tes secara pribadi.

Bagaimana Cara Pendaftaran Program ELTA?

 Menurut website resmi milik beasiswapascasarjana.com., pada tahun 2016 lalu mencatat ada tiga cara pendaftaran untuk menjadi Peserta Kursus ELTA, antara lain 1). Pendaftaran via online; 2). Pendaftaran via email; dan 3). Pendaftaran via Kantor Pos.   

Namun demikian, sebelum melakukan pendaftaran setiap pelamar harus memastikan diri bahwa telah memenuhi kedua kriteria utama. Pertama; telah menyelesaikan pendidikan strata satu atau sederajatnya dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) minimal 2.75 pada skala maksimum 4.0. Kedua; melampirkan bukti kemampuan Bahasa Inggris berupa sertifikat ikut kursus ataupun TOELF dan IELTS (bila ada).

Lalu disertai dengan beberapa dokumen aplikasi, antara lain; a). formulir pendaftaran; b). Curriculum Vitae (CV); c). Salinan Transkrip Akademik; d). Bukti Hasil TOEFL atau IELTS (bila ada); e). Surat Ijin Atasan bagi yang bekerja; f). Photo Copy KTP; g). Formulir keterangan disabilitas (bagi pelamar disabilitas); dan h). Surat Keterangan dokter bagi pelamar dengan disabilitas.

Setelah melengkapi semua dokumen yang diminta, lalu calon pelamar dapat memilih salah satu dari tiga cara pengiriman berkas.

a) Pendaftaran Via Online

 Pendaftaran secara online dapat dilakukan hanya dengan mengunjungi link berikut:  http://www.australiaawardsindonesia.org. Link tersebut memuat tentang informasi seputara ELTA yang dilampirkan dengan formulir pendaftaran pada setiap tahun pendaftaran untuk Program Kursus ELTA.

 b) Pendaftaran Via Email

 Pendaftaran ELTA juga dapat dilakukan via Email langsung ke pengurus ELTA sesuai provinsi asal setiap daerah. Berikut daftar alamat yang dapat diakses oleh para calon peserta untuk mengirim berkas.

  • Aplikasi ELTA NTT dikirim ke: ELTANTT@ialf.edu
  • Aplikasi ELTA NTB dikirim ke: ELTANTB@ialf.edu
  • Aplikasi ELTA Maluku dan Maluku Utara dikirim ke: ELTAMMU@ialf.edu
  • Aplikasi ELTA Papua dan Papua Barat dikirim ke: ELTAPPB@ialf.edu
  • Aplikasi ELTA Disabilitas dikirim ke: ELTABALI@ialf.edu

 c) Pendaftaran Via Kantor Pos

 Untuk daerah yang jaringan internetnya kurang baik atau belum ada, berkasnya dapat dikirim via jasa Kantor Pos. Caranya hanya dengan mengetik alamat lengkap penerima dengan format surat ditujukan ke Time Seleksi ELTA IALF Bali jalan Raya Sesetan 190 Denpasar 80223. Lalu alamat surat harus dicantumkan dengan nama ELTA dengan asal daerahnya. Misalnya, ELTA Papua dan Papua Barat di pojok kiri amplop.

Setelah melakukan pendaftaran, bagi peserta yang lolos biasanya dikirimi email konfirmsi untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya. Namun jika tidak ada email serta ingin bertanya lebih lanjut tentang baik ELTA maupun AAS dapat diakses melalui ELTA@ialf.edu atau lihat di laman Australia Awards (www.australiaawardsindonesia.org).

 Semoga ulasan singkat informasi seputar Program Kursus ELTA dari Pemerintah Australia melalui Beasiswa Australia Awards Scholarships ini sungguh membuka wawasan baru. Terlebih khusus bagi saudara-saudari seasal Indonesia Timur (NTB, NTT, Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara. Harapannya agar kelak kita juga dapat mengimbangi pertumbuhan pembangunan dalam berbagai aspek kehidupan sebagaimana daerah lain di Indonesia.

Akhir kata, ‘KITORANG BASODARA JUGA BISA!!!  

*Penulis adalah Alumni Program ELTA 3 Papua dan Papua Barat Tahun 2015 yang kini sedang menempuh pendidikan Magister di The University of Adelaide Australia Selatan.

**Tulisan ini pernah dipublish di Media Koran Cetak Tabloid Jubi, Edisi Rabu-Kamis 24-25 Januari 2018.

Leave a Reply