Mengenal Adelaide Sebagai ‘The Festival State’ di Australia

Oleh Felix Degei*

Sebagaimana state lain di Australia, Adelaide juga memiliki keunikannya tersendiri. Selain dikenal sebagai ‘the city of churches’ ia juga lazim disebut ‘the festival state’. Oleh karena itu, tulisan singkat dan sederhana ini akan lebih fokus pada tiga hal. Pertama; Mengapa Adelaide disebut ‘the festival state’? Kedua; Apa saja jenis festival yang biasa diadakan? Dan, Ketiga; Kapan setiap festival itu diadakan? Namun secara teknis dalam pembahasan akan dibagi hanya dua bagian besar karena jenis dan waktu pelaksanaannya akan digabung.

Tulisan ini sengaja diangkat dengan topik secara khusus guna membangun kesadaran bersama. Terlebih khusus bagi para pengunjung Kota Adelaide Australia Selatan. Ada dua tujuan khusus yang diharapkan dari penulis setelah membaca tulisan ini. Pertama; agar dapat dijadikan sebagai referensi untuk sempatkan diri menonton berbagai acara festival yang ada. Kedua; agar dapat mempersiapkan diri untuk menjadi wakil atau duta budaya dari daerah atau negara asal. Misalnya masyarakat dari Indonesia mempersiapkan diri agar dapat mengikuti Festival Khas dari Indonesia di Adelaide atau yang lazim disebut Indofest.

Mengapa Adelaide Disebut ‘The Festival State’?

Ada banyak media yang merilis tentang alasan mengapa Adelaide disebut ‘the festival state’? Misalnya, The Adelaide Review.com.au (31/03/2015) ‘Is South Australia Still the Festival State?’ mencatat komentar penting dari Executive Officer, Christie Anthoney yang mengatakan bahwa ia masih sangat optimis bahwa 10 bentuk festival yang ada di Adelaide masih solid karena mereka semua bagian dari budaya dan mereka semua sedang bertumbuh. Sementara Menteri Snelling juga setuju jika Adelaide memiliki banyak event festival yang sudah terbangun dengan baik dan selalu saling menguatkan. Sehingga “saya sangat setuju jika Adelaide masih dikenal sebagai ‘The Festival State’” tutupnya.

Anthoney juga menambahkan jika berbagai festival di Adelaide memiliki nilai positif yang berkaitan dengan geografi, budaya serta anemo masyarakat untuk ikut serta di setiap event. Bahkan anak-anak kecil juga ikut tampil dan ambil bagian dalam setiap event. Sehingga hal tersebut mengindikasikan bahwa masa depan terlebih khusus tentang kemasyuran nama baik sebagai festival state itu masih tetap ada.

Sementara, Brand South Australia News.com.au (19/11/2015) ‘What makes South Australia the best Festival State?’ meliput tentang penyerahan hadiah Australia Event Award 2015 di Sydney. Pada kesempatan tersebut Australia Selatan dinobatkan sebagai State yang mampu menjual habis tiket terbanyak jika dibandingkan dengan state lain di Australia. Sementara Fringe Festival dari Adelaide tercatat sebagai event yang mendominasi record tersebut. Nominasi tersebut langsung diterima oleh Laura Kroetsch selaku direktur festival.

Tidak hanya itu, Adelaide Writers’ Week juga dapat nominasi sebagai ‘Best Community Event’ karena banyak dan ramainya hadirin. Sementara WOMADelaide juga diakui dan menerima penghargaan sebagai The Best Cultural, Arts or Musik Event. Penghargaan tersebut diberikan karena pada tahun 2015 selama empat hari Festival WOMADelaide mencatat telah dihadiri oleh 95.000 orang yang 45% pengunjungnya dari state lain di Australia bahkan dari negara lain.

Sementara, http://www.waytoaustralia.com.au merilis jika The Barossa Valley Vintage Festival sungguh merefleksikan bagaimana anggur dan budaya digabungkan sehingga mewarnai berbagai event di Australia Selatan hingga dikenal dengan nama ‘The Festival State’.

Informasi terakhir dilansir oleh pada ArstHub.com.au (18 Januari 2017) ‘Why Adelaide continues to be Australia’s most successful Festival city?” mencatat berdasarkan data dari The Live Performance Australia (LPA) 2015 sebanyak 47 % tiket untuk festival telah terjual di berbagai event di Australia Selatan. The Festival Adelaide saja dapat mengumpulkan $2.8 juta Dollar Australia dari hanya 27 event bertiket.

“Hasil survey di atas mengindikasikan bahwa Australia Selatan masih di atas predikatnya dibandingkan dengan state lainnya di Australia.” Ujar Jennifer Layther, Direktur Program Seni untuk Australia Selatan.

Berdasarkan data dan fakta di atas dapat dipahami bahwa Adelaide Australia Selatan benar sebagai satu-satunya ‘The Festival State’ di Australia. Hal tersebut sebagaimana terlihat pada setiap flat Mobil yang bertuliskan ‘ADELAIDE-The Festival State.’

Apa saja jenis festival yang biasa diadakan?

Adelaide Australia Selatan memang sudah terkenal sebagai ‘The Festival State’ di Australia. Lalu apa saja jenis dan kapan biasanya dilaksanakan setiap event tersebut? Berikut liputan dari berbagai sumber.

Berdasarkan southaustralia.com.au dalam tulisan berjudul ‘South Australia’s Top 5 Festivals and Events’ mencatat setidaknya ada 5 jenis festival yang dikenal dan tersohor namanya diseantero Benua Australia bahkan manca negara.

1. Adelaide Fringe

Menurut adelaidefringe.com.au, Festival Adelaide Fringe lahir sejak 58 tahun silam atau tepat pada tahun 1960. Event festival tersebut memiliki enam misi khusus antara lain; a). merangkul semua seniman dari berbagai latar belakang; b). memperkenalkan keberagaman Adelaide; c). memenuhi kepuasan penonton; d). menjadikan event yang menghibur; e). stabil secara secara finansial; f). menjadi organisasi yang fleksibel.

Hal yang unik dari festival ini adalah akses yang dibuka secara bebas. Dengan demikian tidak memiliki kurator handpicking show. Acara tersebut sangat terbuka bagi siapun yang ingin menjadi bagian. Event tersebut menyediahkan peluang bagi semua seniman untuk mempertunjukkan kreativitasnya ke dunia.

Jika melihat track record pada tahun 2017, event ini memperoleh dua penghargaan. Pertama, meraih Medali Perak untuk Kategori ‘RAA People’s Choice Tourism Award’; dan, Kedua, meraih Medali Perunggu Kategori ‘Festival dan Acara Utama’ dalam Acara South Australian Tourism Awards 2017.

Sekedar informasi bahwa Adelaide Fringe adalah event tahunan. Sehingga, kegiatan tersebut selalu diselenggarakan antara pertengahan Bulan Februari hingga Pertengahan Maret setiap tahun. Untuk Tahun 2018 akan diselenggarakan mulai Tanggal 16 Februari – 18 Maret. Sementara Tahun 2019 mulai 15 Februari – 17 Maret; Tahun 2020 mulai 14 Februari – 15 Maret dan Tahun 2021 mulai 12 Februari – 14 Maret.

Adelaide Fringe, Royal Croquet Club, Victoria Square (Source: http://southaustralia.com/travel-ideas/explore/lonely-planet-top-5-events-and-festivals)

Untuk mengetahui informasi secara detail tentang Adelaide Fringe dapat diakses pada link berikut ADELAIDEFRINGE.COM.AU.

2. WOMADelaide

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh womadelaide.com.au., WOMADelaide adalah festival musik dan tari tahunan yang lazim diadakan di Botanik Park sebagai bagian dari Festival Adelaide pada setiap pertengahan Bulan Maret. Event tersebut pertama kali diadakan pada Tahun 1992. Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama antara Adelaide Festival dengan Organisasi WOMAD yang berkedudukan di Inggris. Organisasi World Of Music, Arts and Dance (WOMAD) didirikan oleh Peter Gabriel pada Tahun 1982.

Sejak Tahun 1993 Event WOMADelaide mulai dipentaskan secara terpisah dan berdiri sendiri dari Festival Adelaide. Selanjutnya mulai Februari 2004 Yayasan WOMADelaide Secara resmi terdaftar sebagai Organisasi Budaya Pemerintah Persemakmuran. Tujuan dari organisasi tersebut untuk mengakomodir adanya Festival WOMADelaide setiap tahun selama empat hari berturut-turut. Kegiatan dengan format tersebut dilaksanakan sejak Tahun 2010 saat bertepatan dengan 50 tahun Festival Adelaide.

Event ini telah menerima berbagai penghargaan industri termasuk “Australian Cultural Awards” Festival Musik Terbaik & Hiburan Terbaik untuk “Festival Terbaik/Acara Musik Terbaik” untuk Pertunjukan 4 tahun yang berjalan (2012 – 2015), Helpmann 2008 Music & Fowlers Live Awards Penghargaan untuk “Festival Musik Kontemporer Terbaik”, dan nominasi di setiap Helpmann Awards 2005, 2010, 2015 dan 2016 untuk “Festival Musik Kontemporer Terbaik”.

Bahkan pada Tahun 2016 Festival WOMADelaide memecahkan semua catatan sebelumnya dengan jumlah kehadiran lebih dari 95.000, dan Studi Dampak 2016 & Survei Pengunjung menunjukkan bahwa festival tersebut menghasilkan lebih dari 15 juta dolar manfaat ekonomi ke negara bagian Australia Selatan. Berdasarkan hasil survei dan data penjualan, 45% peserta merasa telah melakukan perjalanan dari interstate atau luar negeri ke WOMADelaide, mengantarkan lebih dari 10.000 pengunjung baru unik ke Australia Selatan dengan pengunjung 56.000 pengunjung yang menyertainya.

WOMADelaide, Adelaide. (Source: http://southaustralia.com/travel-ideas/explore/lonely-planet-top-5-events-and-festivals)

Untuk mengetahui informasi secara detail tentang Adelaide Fringe dapat diakses pada link berikut WOMADelaide.COM.AU.

3. Adelaide 500

Berdasarkan informasi dari adelaide500.com.au., Event Adelaide 500 adalah acara olahraga motor domestik terbesar di Australia. Pada event tersebut biasanya selalu menampilkan dunia otomotif terbaik. Sehingga acara tersebut sangat baik untuk rasakan gerutuan, raungan dan lecet beberapa mobil tercepat di dunia. Terlebih khusus bagi yang menyukai otomotif sangat rugi untuk dilewatkan.

Event yang disponsori oleh 42 badan ini akan menyelenggarakan kegiatan mulai Tanggal 01- 04 Maret 2018. Acara tahun ini akan lebih istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun ke-20. Sehingga dalam event tersebut rencananya akan dihibur langsung oleh Robbie Williams.

Adelaide 500. (Source: http://southaustralia.com/travel-ideas/explore/lonely-planet-top-5-events-and-festivals)

 

Oleh karena itu, untuk mengetahui informasi yang lebih detal dapat mengunjungi link berikut ADELAIDE500.COM.AU.

4. Tasting Australia

Berdasarkan informasi dari www.tastingaustralia.com.au., Tasting Australia adalah acara perjalanan melintasi pemandangan masakan khas (kuliner) Australia Selatan. Sejak Tahun 1997, event tersebut telah menjadi moment yang sangat dinanti-nantikan oleh seluruh Orang di Australia untuk mencicipi Kuliner Khas Australia.

Ukuran kota Adelaide yang kecil dan berbentuk persegi memudahkan para pengunjung dalam berpetualangan. Terlebih khusus dalam mengunjungi lebih dari 100 restoran. Adelaide juga dikelilingi oleh perbukitan dan pantai kelas dunia sehingga sungguh mengugah hati para turis untuk mengunjunginya.

Setiap restoran menampilkan berbagai makanan dan minuman produk lokal. Misalnya produk Anggur yang dibawah dari jarak hanya 30 km. Selain itu ada beberapa produk yang sangat identik dengan kota Adelaide seperti Haigh’s Chocolates, National Wine Centre dan Penfolds Magill Estate.

Tasting Australia Beer and Bubbles event, Vardon Avenue. (Source: http://southaustralia.com/travel-ideas/explore/lonely-planet-top-5-events-and-festivals)

Event Tasting Australia untuk tahun ini akan dilaksanakan mulai Tanggal 18 – 22 April 2018. Sehingga untuk mengetahui informasi lebih lanjut dapat mengunjungi link berikut TASTINGAUSTRALIA.COM.AU.

5. Adelaide Festival

Berdasarkan informasi dari adelaidefestival.com.au., Festival adalah event tahunan yang bertujuan untuk mempertontonkan berbagai hasil karya seni. Jenis seni yang biasa dipertontonkan antara lain teater, musik, tari hingga berbagai karya karya sastra lisan maupun tulisan.

Pada Adelaide Festival 2017 lalu dihadiri langsung oleh Co-Artistic Director Neil Armfield AO dan Rachel Healy. Kehadiran mereka tersebut tentu memberikan bobot tersendiri tentang betapa meriahnya event ini. Karena Rachel Healy sendiri adalah mantan direktur Performing Arts di Sydney Opera House yang saat ini sedang menjabat sebagai manajer eksekutif budaya untuk Kota Sydney.

Pada kesempatan tersebut Neil Armfield AO sebagaimana dilansir di The Sydney Morning Herald (07/05/2017) mengatakan bahwa ia berharap akan memberikan kontribusi penuh dalam ‘sejarah luar biasa’ festival ini. Sementara, Healy sebagai penduduk asli Adelaide, mengatakan bahwa kotanya “rumah bagi seniman terhebat di dunia yang menyajikan karya mereka yang paling resonan dan memberi energi”.

Nelken at the Adelaide Festival. (Source: http://southaustralia.com/travel-ideas/explore/lonely-planet-top-5-events-and-festivals)

Festival Adelaide untuk tahun ini akan berlangsung dari sampai Tanggal 02 – 18 Maret. Sehingga untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang event ini dapat dikunjungi melaui link berikut ADELAIDEFESTIVAL.COM.AU.

Penjelasan di atas adalah hanya lima dari sekian banyak festival ataupun event yang selalu diadakan di Adelaide Ibu Kota Australia Selatan. Sehingga memang layak Adelaide disebut sebut sebagai ‘The Festival State.’ Hampir setiap minggu selalu ada event ataupun festival yang diadakan. Entah itu event yang sifatnya mewakili institusi, lembaga, perusahaan, badan hingga negara.

Berikut ini ada beberapa jenis Event ataupun festival yang selalu diadakan juga di Kota Adelaide. Sehingga Anda dapat mengaksesnya dengan hanya mengklik pada setiap nama event berikut. Dengan demikian Anda akan mengetahui informasi detail dari masing-masing event ataupun festival tersebut, antara lain: Santos Tour Down Under; OzAsia Festival; Adelaide Fashion Festival; Feast Festival; Adelaide Cabaret Festival; Adelaide Film Festival; Adelaide Guitar Festival; SALA Festival; Motorsport Festival and Indofest (Indonesian Festival).

Demikian ulasan singkat tentang mengapa Adelaide disebut sebagai ‘The Festival State’ di Australia. Semoga tulisan ini menjadi pengantar awal yang baik bagi para calon pengunjung Kota Adelaide. Entah itu dengan tujuan untuk mau berlibur, belajar, bekerja ataupun dengan visa tujuan lainnya. Harapannya agar para pembaca dapat menghadiri setiap event ataupun festival dengan menjadi penonton ataupun langsung jadi pemain.

*Penulis Adalah Awardee Beasiswa LPDP PK-69 Balin Bahari yang sedang Kuliah Pada Program Master of Education di The University of Adelaide Australia Selatan.

Leave a Reply