PPIA SA Memeriahkan HUT Ke-72 Kemerdekaan NKRI dengan Berbagai Kegiatan Hingga Upacara Bendera

Oleh Felix Degei*

Persatuan Pelajar Indonesia South Australia (PPIA SA) adalah salah satu dari ketujuh Chapter Komunitas Pelajar asal Indonesia yang ada di Benua Kangguru Australia, antara lain; New South Wales, Australian Capital Territory, Victoria, Queensland, Northern Territory, Western Territory dan Tasmania.

 Berhubung dengan Hari Ulang Ke-72 Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, PPIA SA juga tidak mau tinggal diam. Sebagai bukti tepatnya kemarin Sabtu 26 Agustus 2017 bertempat di Flinders University Plaza, Registry Rd, Bedford Park telah melaksanakan Upacara Bendera dengan meriah. Upacara Bendera tersebut dihadiri oleh Perwakilan dari Duta Besar Indonesia untuk Australia Bapak M.I. Derry Aman, Wakil Duta Besar Indonesia Australia di Canberra yang bertindak langsung sebagai inspektur upacara.

Hari Ulang Tahun yang lazimnya jatuh tepat pada Tanggal 17 Agustus tersebut dirayakan secara unik oleh PPIA SA. Hal tersebut karena panitia yang terdiri dari gabungan Pengurus Umum PPIA SA dan pengurus ketiga Ranting PPIA yakni dari Universitiry of Adelaide, University Flinders and Auniversity of South Australia telah berhasil menyelenggarakan berbagai kegiatan.

Adapun berbagai kegiatan yang telah diselenggarakan oleh panitia yang dimulai dengan Acara ‘welcoming’ untuk mahasiswa baru sejak awal Bulan Agustus. Ada tiga jenis kegiatan yang telah berhasil diselenggarakan antara lain: Pertama, Pertandingan Olah Raga; Futsal, Bulu Tangkis, Bola Basket, Tenis Meja dan Bola Volly. Kedua, Lomba Permainan Tradisional; Lomba Makan Kerupuk, Balap  Kelereng, Masukan Paku dalam botol, Lari Karung, Bakiak hingga Tarik Tambang. Ketiga, Pentas Seni; Pemilihan Duta Budaya, Tari Tradisional dan Nyanyi, Musik Akuistik dengan format solo, duet, trio hingga grup.

Semangat dan antusiasme dari seluruh Orang Indonesia di Adelaide sangat nampak. Hal tersebut terbukti karena partisipan yang turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan di atas dari semua elemen. Peserta yang hadir dimulai dari seluruh Pelajar Indonesia di Adelaide, Para Orang Indonesia yang telah menjadi warga tetap di Adelaide dengan berbagai komunitasnya dan bahkan turut dihadiri oleh Anak-anak kecil, Orang Australia (bule) hingga para disable.

Indikator lain yang dapat dilihat adalah dengan banyaknya sponsor yang mendukung terlaksananya seluruh kegiatan tersebut. Setidaknya panitia mencatat ada 16 sponsorships. 1). Kedutaan Indonesia untuk Australia; 2). Konsulat Jenderal RI di Sydney; 3). Australia-Indonesia Association (AIA); 4). Study Adelaide; 5). Flinders Jembatan; 6). Uniair Cargo; 7). Success Tax Professionals; 8). Flinders University; 9). University of South Australia; 10). University of Adelaide; 11). Department of Education and Child Development South Australia; 12). IDP Education Consultant; 13). Kementerian Pariwisata; 14). Bakulan; 15). PondokDaun; 16). DJ’scafe dan restoran serta tempat penjualan lainnya di Australia Selatan.

Seusai upacara bendera yang meriah, ada empat kegiatan lainnya juga yang diselenggarakan panitia kemarin. Keempat kegiatan tersebut antara lain membuka Warung Konsuler dari KJRI Sydney; Pentas Seni dan Budaya seperti; Tarian Adat, Nyanyi, Stand up Commedy dan Flashmob; Pasar Bazar Makanan Khas Indonesia; dan Pembagian hadiah bagi pemenang dari berbagai kompetisi.

Sebelum pidato dari Duta Besar Indonesia untuk Australia yang dibacakan oleh  Bapak M.I. Derry Aman, Wakil Duta Besar Indonesia Australia di Canberra mulai, ia sangat mengapresiasi terlebih dahulu atas seluruh kerja keras dari Pengurus PPIA SA serta semua warga Australia Selatan. Terlebih khusus atas inisiatif untuk mengadakan seluruh rangkaian kegiatan hingga upacara bendera yang meriah. Hal ini karena tidak semua state yang ada di Australia mengadakan kegiatan sebesar seperti ini. Sehingga kedepan agenda ini akan terus dilaksanakan.

“Masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri adalah cerminan Bangsa Indonesia. Mahasiswa Indonesia yang ada di Australia pada khususnya baik yang mendapat beasiswa ataupun biaya sendiri merupakan privilege. Sehingga hendaknya bersyukur dan suatu hari nanti harus pulang ke Indonesia untuk mengaplikasikan seluruh ilmu yang sudah di dapat untuk nusa dan bangsa.” Ujar Bapak M. I. Derry Aman sebagai pesan langsung dari Dubes.

Selanjutnya Dubes juga mengajak agar: 1). Kita jadikan momentum peringatan HUT RI Ke-72 untuk mengukuhkan tekat kita sebagai bangsa dan negara untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi; 2). Kita semua, seluruh mahasiswa, masyarakat maupun Diaspora Indonesia yang ada di South Australia dan sekitarnya, untuk terus memupuk semangat kebangsaan, memperkuat solidaritas dan kepedulian serta terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara kita tercinta Dan; 3). Dimanapun kita berada dan dalam bentuk apapun, masing-masing dari kita bisa berkontribusi bagi pencapaian tujuan mulia tersebut.

Sementara itu diakhir dari seluruh rangkaian kegiatan, Presiden PPIA SA Aditya Putra Ramdho juga sangat salut dan mengapresiasi atas segala bentuk kontribusi dari para pelajar serta seluruh Rakyat Indonesia dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara Indopendence Day. Baik dalam berbagai lomba tradisional, pemilihan duta budaya, semua jenis pertandingan olahraga serta pertujukan seni dan budaya.

“Kedepan saya berharap Indopendence Day dapat terus berlangsung karena acara ini tidak saja meningkatkan persatuan dan kesatuan seluruh Warga Indonesia di Adelaide namun juga dapat menjadi ajang bagi para pelajar untuk memperkenalkan Indonesia di Australia” Harap Pria yang lazim disapa Mas Aditia itu.

DIRGAHAYU Ke-72 NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

Sekali Merdeka Tetap Merdeka!    

*Penulis Adalah Awardee Beasiswa LPDP PK-69 Balin Bahari yang sedang Kuliah Pada Program Master of Education di The University of Adelaide Australia Selatan.

Leave a Reply