Lebih Dekat dengan Beasiswa Indonesia Timur dari LPDP

Oleh Felix Degei*

Tentu masih banyak orang yang tidak tahu informasi lengkap tentang ‘BEASISWA INDONESIA TIMUR.’ Apalagi mereka yang tinggal dan hidup di daerah yang susah dengan akses informasi baik melalui media cetak maupun elektronik. Padahal beasiswa tersebut sudah diluncurkan pada sejak Bulan Oktober 2016. Kemudian penerimaan tahap pertama sudah dimulai sejak tanggal 16 Januari 2017.

Oleh sebab itu, tulisan ini akan membahas secara khusus tentang beasiswa yang dibiayai penuh (fully-funded) oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) itu. Untuk mempermudah dalam pembahasan, tulisan ini dibagi dalam tiga sub pokok bahasan. 1). Apa itu Beasiswa Indonesia Timur?; 2). Siapa sasaran dari Beasiswa Indonesia Timur?;dan 3). Bagaimana proses sosialisasi hingga persiapan sebelum keberangkatan dari Beasiswa Indonesia Timur?.

Berikut adalah penjelasan secara detail sesuai sub pokok bahasan masing-masing. Sehingga selanjutnya marilah kita telaah satu demi satu dengan saksama!

Pertama: Apa itu Beasiswa Indonesia Timur?

Beasiswa Indonesia Timur adalah program beasiswa khusus yang sifatnya afirmasi untuk mengenyam pendidikan tingkat magister dan doktoral di beberapa perguruan tinggi terbaik luar negeri seperti di Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan. Sesuai dengan nama beasiswa, program tersebut dikhususkan buat putra-putri asli terbaik dari beberapa provinsi di wilayah timur Indonesia antara lain Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat.

Tujuan hakiki dari program beasiswa tersebut adalah untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan siap pakai guna mendorong kemajuan perekonomian dan kemaritiman di Kawasan Indonesia Bagian Timur. Terlebih khusus dari daerah yang menjadi sasaran program ini.

Kedua: Siapa sasaran dari Beasiswa Indonesia Timur?

Sasaran atau target dari Beasiswa Indonesia Timur adalah khusus bagi penduduk asli dari kelima provinsi yang termasuk dalam Kawasan Timur Indonesia antara lain Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat. Kendati demikian setiap calon pelamar beasiswa wajib memiliki kemampuan akademik yang baik, berjiwa kepemimpinan, bersedia untuk kembali ke provinsi asal setelah studi dan memenuhi kualifikasi untuk melanjutkan studi Program Magister atau Doktoral sesuai dengan kebutuhan daerah asal.

Adapun beberapa  bidang yang menjadi prioritas dari Beasiswa Indonesia Timur antara lain Teknik, Natural Science, Kewirausahaan dan Pariwisata. Keempat program ini ditetapkan sesuai kebutuhan daerah saat ini. Tujuannya adalah guna menopang kemajuan perekonomian dan kemaritiman dari setiap daerah.

Ketiga: Bagaimana proses sosialisasi hingga persiapan sebelum keberangkatan dari Beasiswa Indonesia Timur?

Secara umum dalam implementasi Beasiswa Indonesia Timur terdapat enam tahapan. Keenam tahapan tersebut dimulai dari program sosialisasi beasiswa dari Pihak LPDP, persyaratan, waktu pendaftaran, cara pendaftaran, proses seleksi hingga akhirnya mengikuti rangkaian program sebelum keberangkatan. Namun pada pembahasan kali ini akan berfokus pada empat hal prinsipal antara lain persyaratan, cara pendaftaran, proses seleksi dan rangkaian program sebelum keberangkatan.

Persyaratan

Sebagaimana program beasiswa lain, Beasiswa Indonesia Timur juga memiliki beberapa ketentuan persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pelamar beasiswa. Setidaknya ada dua jenis persyaratan yakni persyaratan umum dan khusus. Persyaratan umum adalah persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap calon pelamar baik untuk Program Magister juga Doktoral. Sementara persyaratan khusus hanya dikenakan sesuai dengan jenjang pendidikan yang hendak diambil oleh calon pelamar beasiswa.

  1. Persyaratan Umum
  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Penduduk asli provinsi sasaran beasiswa yang dibuktikan dengan:
    1. Surat Keterangan dari Kepala Suku, bagi Pendaftar yang merupakan suku asli dari Provinsi Sasaran;
    2. Surat Keterangan dari bupati atau walikota, bagi Pendaftar yang diterima dan diakui sebagai penduduk asli di Provinsi Sasaran;
    3. Surat Keterangan Berdomisili dari Camat, bagi Pendaftar yang telah menetap sekurang-kurangnya selama 20 (dua puluh) tahun di Provinsi Sasaran; atau
    4. Akta Kelahiran dan Ijazah, bagi Pendaftar yang lain dan bersekolah pada tingkat SD/MI atau setara dan SMP/MTs atau setara atau SD/MI atau setara dan SMA/SMK/MA atau setara di Provinsi Sasaran.
  • Memiliki pengalaman kerja, riwayat kepemimpinan dan atau kontribusi terhadap masyarakat.
  • Mendapatkan rekomendasi dari pimpinan, bagi yang sedang bekerja atau tokoh atau pakar di bidangnya.
  • Memilih Program Studi dan Perguruan Tinggi tujuan sesuai dengan ketentuan LPDP.
  • Menulis esai sesuai dengan ketentuan LPDP.
  • Melampirkan Ijazah, Transkrip Nilai, dan dokumen resmi penguasaan bahasa Inggris yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
  • Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari Unit Pelayanan Kesehatan yang menyatakan Pendaftar bebas dari TBC, dan Narkoba.
  • Melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku.
  • Menandatangani Surat Pernyataan yang menyatakan bahwa Pendaftar berkomitmen untuk:
    1. Setia kepada Negara Republik Indonesia;
    2. Tidak meminum minuman keras, bermain judi, seks bebas, dan memakai narkoba selama menjadi Calon Penerima Beasiswa dan Penerima Beasiswa;
    3. Menjaga kesatuan Negara Republik Indonesia;
    4. Berkarya di daerah asal setelah selesai studi;
    5. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas atau tindakan yang melanggar hukum;
    6. Tidak pernah atau akan terlibat dalam aktivitas tindakan yang melanggar kode etik akademik;
    7. Menjalin komunikasi dengan LPDP serta menjaga nama baik bangsa Indonesia baik selama studi maupun pasca studi;
    8. Berkontribusi dalam memberikan solusi terhadap permasalahan Nasional dan Internasional;
    9. Menyampaikan data dan dokumen yang benar dan sesuai dokumen asli;
    10. Tidak memiliki gangguan baik jasmani maupun rohani yang dapat menghambat penyelesaian studi;
    11. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
    12. Tidak sedang menerima atau akan menerima pembiayaan atau beasiswa dari sumber lain; dan
    13. Bersedia menerima sanksi jika tidak dapat memenuhi kriteria minimal hasil studi atau melakukan pelanggaran kode etik akademik sesuai ketentuan.
  1. Persyaratan Khusus
  • Untuk Pendaftar Beasiswa Program Magister:
    1. Telah menyelesaikan studi Program Sarjana atau Sarjana Terapan.
    2. Berusia maksimal 40 (empat puluh) tahun pada 31 Desember 2017.
    3. Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan.
    4. Dalam hal Pendaftar tidak memiliki LoA Unconditional, Pendaftar wajib memiliki:
      1. IPK sekurang-kurangnya 3,00 (skala 4,00); dan
      2. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan skor TOEFL ITP® sekurang-kurangnya 400, skor TOEFL iBT sekurang-kurangnya 33 atau skor IELTS sekurang-kurangnya 4,5.
    5. Sanggup menyelesaikan studi Program Magister paling lama 2 (dua) tahun.
    6. Menulis rencana studi sesuai dengan Program Studi Magister pada Perguruan Tinggi Tujuan.
  • Untuk Pendaftar Beasiswa Program Doktoral:
  1. Telah menyelesaikan studi Program Magister;
  2. Berusia maksimal 45 (empat puluh lima) tahun pada 31 Desember 2017;
  3. Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan;
  4. Dalam hal Pendaftar tidak memiliki LoA Unconditional, Pendaftar wajib memiliki:
    1. IPK sekurang-kurangnya 3,25 (skala 4,00); dan
    2. Memiliki sertifikat resmi kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan skor TOEFL ITP® sekurang-kurangnya 450 skor TOEFL iBT sekurang-kurangnya 45 atau skor IELTS sekurang-kurangnya 5.
  5. Sanggup menyelesaikan studi Program Doktoral paling lama 4 (empat) tahun.
  6. Melampirkan ringkasan proposal penelitian.

Cara Pendaftaran

Beasiswa Indonesia Timur memiliki dua cara untuk pendaftaran antara lain secara online dan offline.

  1. Pendaftaran Secara Online

Untuk pendaftaran secara online dapat dilakukan oleh calon pelamar beasiswa secara langsung dengan mengunjungi link yang disediakan pada situs resmi milik LPDP. Berikut ini adalah alamat untuk daftar secara online: beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id. Pada link itulah para calon pelamar pertama-tama harus membuat akun pribadi untuk keperluan akses mulai dari pendaftaran hingga dengar hasil seleksi akhir.       

  1. Pendaftaran Secara Offline

Selain pendaftaran secara online Beasiswa Indonesia Timur juga bisa mendaftar secara offline. Lalu bagaimana caranya? Pendaftaran dilakukan dengan bantuan arahan langsung dari setiap penanggungjawab di sekertariat pendaftaran yang ada di setiap provinsi.

Sehingga berikut adalah nama kantor dan alamat kontak perorangan yang ditunjuk langsung oleh LPDP sebagai penanggungjawab di setiap provinsi guna kelancaran pendaftaran secara offline sebagaimana dirilis oleh website resmi dari LPDP Sumber: http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/7673-2/.

Berikut adalah daftar nama lengkap penanggungjawab dan alamat kantor sekertariat untuk kepentingan pendaftaran offline sesuai asal provinsi.

  • Provinsi Maluku

 Penanggung Jawab di Provinsi Maluku adalah Bapak  Stanley Ferdinandus, S.T., MT. Sementara Sekretariat Pendaftarannya di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku,  Jl. A. Yani, Batu Gajah, Ambon (97124). Contact Person: 0812 1624 540.  

  • Provinsi Maluku Utara

Penanggung Jawab di Provinsi Maluku Utara Bapak Safiun Radjulan, S.Pd., M.Si. Sementara Sekertariat Pendaftarannya di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Jl. SMA 8 Kota Ternate (Eks. Kantor Gapensi Kota Ternate). Contact Person: 0812 8250 7941.

  • Provinsi Nusa Tenggara Timur

Penanggung Jawab di Provinsi Nusa Tenggara Timur Bapak Frans Wotan, S.Sos. Sementara Sekretariat Pendaftarannya di Kantor  BKD Provinsi NTT, Jl. Basuki Rahmat No. 1, Kupang, NTT. Contact Person: 0813 3943 0776.

  • Provinsi Papua

Penanggung Jawab di Provinsi Papua Boyke Semuel Jufuway, S.H., MPP. Sementara Sekretariat Pendaftarannya di Kantor Badan Diklat Provinsi Papua, Jl. Kotaraja Dalam No. 100, Kotaraja, Kota Jayapura, Papua. Contact Person:0853 4407 7056.  

  •  Provinsi Papua Barat

Penanggung Jawab Provinsi Papua Barat Ibu Sudjanti Kamat, S.Sos., M.Si. Sementara Sekretariat Pendaftarannya di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Kompleks Perkantoran Gubernur Arfai, Manokwari. Contact Person: 0811 4851 881.   

Proses Seleksi

Beasiswa Indonesia Timur memiliki empat tahapan dalam proses seleksi. Tahap pertama: proses pendaftaran baik secara online maupun offline. Tahap kedua: seleksi administratif yakni pemeriksaan dokumen atau verifikasi dokumen. Tahap ketiga: seleksi subtantif yakni dengan pemberian beberapa tes. Jenis tes yang diberikan antara lain Tes Potensi Akademik (TPA), Leaderless Group Discussion (LGD), Wawancara and Menulis Essay di tempat tes langsung (on the spot writing). Tahap terakhir: Tes Kesehatan.

Rangkain Program Sebelum Keberangkatan

Beasiswa Indonesia Timur mempunyai tiga rangkaian kegiatan besar sebelum keberangkatan. Pertama  Kegiatan Pra Studi: program persiapan studi, pelepasan oleh Pemerintah Daerah (PEMDA), Pelepasan oleh Pemerintah Pusat dan Penyambutan oleh KBRI atau Konjen setempat. Kedua Studi: Monev studi (akademik dan non akademik). Ketiga Pasca Studi: program magang, talent management dan bridging kepulangan awardee Beasiswa Indonesia Timur dengan mengadakan welcoming alumni dan menghadirkan para users.

***

Semoga dengan membaca dan memahami tulisan ini dapat menambah wawasan dengan informasi yang baik dan benar tentang Beasiswa Indonesia Timur. Terlebih khusus mengenai: 1). Apa itu Beasiswa Indonesia Timur?;2). Siapa sasaran dari Beasiswa Indonesia Timur?; dan 3). Bagaimana proses sosialisasi hingga persiapan sebelum keberangkatan dari Beasiswa Indonesia Timur?.

Harapan khususnya adalah agar semakin banyak saudara-saudari dari Kawasan Indonesia Timur seperti Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat juga dapat termotivasi untuk terus merebut peluang beasiswa yang telah ada khusus bagi mereka itu yakni ‘BEASISWA INDONESIA TIMUR’ dari LPDP.

Akhir kata: “KITORANG BASODARA SEMUA JUGA BISA!”

*Penulis Adalah Awardee Beasiswa LPDP PK-69 Balin Bahari yang sedang Kuliah Pada Program Master of Education di The University of Adelaide Australia Selatan.

Leave a Reply