Let’s go west!*

*dibaca “gowes” 🙂

Tahukah Anda bahwa pada tahun 2014 Adelaide dinobatkan sebagai kota paling layak huni kelima di dunia? Penilaian tersebut tentunya dipengaruhi berbagai faktor, namun bagi yang pernah merasakan tinggal di Adelaide mungkin sulit memungkiri bahwa ibukota SA ini memang nyaman untuk dihuni.

IMAG0186Salah satu faktor yang bisa jadi ikut berperan dalam kenyamanan hidup di Adelaide adalah infrastruktur yang disediakan untuk para tukang gowes alias pengendara sepeda (bukan becak). Hampir setiap jalan besar memiliki jalur sepeda alias bike lane dengan pengaturan waktu larangan melintasi bike lane tersebut bagi kendaraan lain, yang bahkan berlaku “at all times” di beberapa ruas jalan. Yang menarik, di luar waktu khusus itu tetap saja tidak ada kendaraan bermotor yang melewati garis bike lane kecuali untuk parkir atau berbelok saja.

IMAG0211Selain itu, di beberapa persimpangan jalan tersedia bukan saja traffic light beserta tombol penyeberangan untuk pejalan kaki, namun juga untuk pesepeda. Jalur sepeda pun tidak melulu menyusuri jalan raya namun juga melintasi taman-taman besar yang bertebaran di sekeliling kota hingga wilayah suburbs atau bahkan Adelaide Hills (bagi yang menyukai mountain biking). Parkir sepeda juga tersedia di mana-mana, baik di ruang publik maupun di perkantoran, sekolah dan kampus universitas.

Perhatian pemerintah SA terhadap para pesepeda tidak berhenti di fasilitas fisik. Aturan lalu lintas yang berkaitan dengan sepeda pun diberlakukan dengan sanksi denda yang cukup berat bagi yang melanggar, tentunya demi keselamatan para pesepeda itu sendiri. Di antaranya, pengendara sepeda wajib mengenakan helm sepeda serta menyalakan lampu depan dan belakang ketika berkendara di malam hari. Di sisi lain, sejak Oktober 2015 pesepeda boleh melintasi trotoar dan pengendara mobil maupun motor yang hendak menyalip pesepeda diharuskan mengambil jarak minimal satu setengah meter jika situasi memungkinkan.

IMAG0219Dengan segala kenyamanan itu, disertai keinginan untuk bergaya hidup sehat, tidak heran jika banyak warga Adelaide yang memilih sepeda sebagai moda transportasi ke sekolah dan tempat kerja. Memang jumlahnya belum sebanyak pemobil, tapi paling tidak, dari pengamatan pribadi, masih jauh lebih banyak biker tanpa mesin daripada biker bermotor (mungkin juga karena tidak ada motor murah di Adelaide). Mungkin fakta ini juga yang menginspirasi salah satu tokoh mahasiswa Indonesia di Adelaide, Mas Dias Satria, untuk membentuk komunitas Markiwest (Mari kita gowes…t) yang keanggotaannya sangat terbuka dan masih eksis hingga saat ini.

IMAG0180Belum punya sepeda? Jangan khawatir, Anda tetap bisa menikmati bersepeda keliling kota sambil menghirup udara segar secara gratis! Caranya adalah dengan mendatangi salah satu outlet BikeSA antara pukul 8 pagi hingga 4 sore sambil membawa paspor atau SIM A asli (yang dari Indonesia juga boleh) sebagai jaminan. Di sana Anda bisa meminjam sepeda dan helm beserta kunci rantai (kalau mau) dengan menitipkan bukti identitas tersebut di atas. Dari situ Anda bebas membawa sepeda pinjaman Anda ke mana saja asalkan jangan lupa untuk mengembalikannya pada hari yang sama sebelum outlet tutup dan mengambil kembali bukti identitas Anda.

Jika Anda ingin pilihan sepeda yang lebih beragam, silakan menuju outlet pusat BikeSA di Carrington Street. Di sana tersedia sepeda berbagai model dan ukuran, beberapa di antaranya dilengkapi boncengan untuk anak atau tempat duduk ber-seat belt untuk balita. Selain itu BikeSA juga menyediakan peta jalur pejalan kaki dan sepeda, dan tumbler atau tempat minum (jika Anda beruntung), all for free. Lebih mantapnya lagi, BikeSA buka setiap hari sepanjang tahun, kecuali pada waktu public holiday atau ketika diperkirakan suhu udara melebihi 38℃.

IMAG0379Fasilitas sepeda (pinjaman) gratis inilah yang memungkinkan Markiwest bersama PPIA SA mengadakan acara gowes bareng yang kemudian ditutup dengan santap BBQ beramai-ramai (menggunakan fasilitas kompor BBQ gratis dan bebas pakai yang banyak tersedia di taman-taman dan playground di seantero Adelaide). Kini acara tersebut menjadi event tahunan di musim semi atau musim gugur ketika udara tidak terlalu dingin namun juga tidak panas. So, jika Anda sedang berada di Adelaide pada waktu-waktu tersebut, jangan lewatkan kesempatan emas untuk berolahraga, makan-makan dan berkenalan dengan masyarakat Indonesia di Adelaide ini.

Untuk info lebih lanjut, silakan bergabung dengan grup facebook Markiwest di

https://www.facebook.com/groups/166147596918622/

 

Arham Mauriyat

Awardee LPDP PK 10

Leave a Reply